SEARCH :
     
                Advanced Search













Fisik dan Lingkungan Alam

Fisik Lingkungan Sumatera

   Pulau Sumatera merupakan salah satu pulau besar yang ada di Indonesia, terletak di bagian barat gugusan kepulauan Indonesia, berbatasan dengan Samudera Hindia disebelah barat, dengan Teluk Benggala di sebelah utara, dengan Selat Malaka di sebelah timur dan dengan selat Sunda di sebelah selatan. Luas pulau ini kurang lebih 443.085,65 km2 merupakan pulau terluas ke enam di dunia. Beberapa nama yang sering digunakan untuk menyebut pulau ini khususnya pada masa lalu adalah Andalas, Swarnadipa. Secara adminsitrasi Pulau Sumatera terbagi menjadi 10 (sepuluh) provinsi yakni Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau.



   Topografi Sumatera di bagian timur merupakan dataran rendah dengan rawa-rawa yang dialiri oleh beberapa sungai besar yang ada di hampir setiap provinsi. Sungai Asahan yang mengalir di wilayah Sumatera Utara, Sungai Kampar, Siak dan Indragiri dari provinsi Riau, sungai Batang Hari di Provinsi Jambi, Sungai Ketahun yang ada di Bengkulu, sungai Musi , Ogan, dan Komering yang mengalir di Sumatera Selatan, sungai Lematang yang ada di Lahat dan di Muara Enim yang dialiri sungai Enim . Semua sungai tersebut selain bermuara ke laut juga mengaliri rawa-rawa yang terbentang luas di wilayah bagian timur Sumatera. Di bagian barat Sumatera merupakan dataran tinggi karena terdapat bukit Barisan yang membujur utara-selatan dan di sepanjang bukit barisan tersebut terdapat gunung-gunung api yang relative masih aktif, misalnya gunung Merapi di Sumatera Barat.



   Jika ditinjau berdasarkan batas wilayah, Pulau Sumatera sebelah utara berbatasan dengan Teluk Benggala, sisi timur dengan Selat Malaka, sebelah selatan dengan Selat Sunda, dan sebelah barat dengan Samudera Hindia. Di sebelah timur pulau, banyak dijumpai rawa yang dialiri oleh sungai-sungai besar, antara lain;. Di bagian barat pulau, terbentang Bukit Barisan yang membujur dari utara hingga selatan. Hanya sedikit wilayah dari pulau ini yang cocok digunakan untuk pertanian padi. Sepanjang bukit barisan terdapat gunung-gunung berapi yang hingga saat ini masih aktif, seperti gunung Merapi (Sumatera Barat), Bukit Kaba (Bengkulu), dan Kerinci (Jambi). Pulau Sumatra juga banyak memiliki danau, diantaranya danau Laut Tawar (NAD), danau Toba (Sumatera Utara), danau Singkarak, Maninjau, Diatas dan Dibawah (Sumatera Barat), danau Ranau (Sumatera Selatan), danau Dendam Tak Sudah dan Danau Tes (Bengkulu).



   Pulau Sumatera merupakan pulau yang kaya dengan hasil bumi. Dari lima propinsi kaya di Indonesia, tiga propinsi terdapat di pulau Sumatera, yaitu propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Riau dan Sumatera Selatan. Hasil-hasil utama pulau Sumatera ialah Kelapa Sawit, Tembakau, Minyak Bumi, Timah, Bauksit, Batu Bara dan Gas Alam. Daerah penghasil tambang di Pulau Sumatera dan jenis tambang yang dihasilkan adalah gas alam dihasilkan di Arun, minyak bumi dihasilkan di Pangkalan Brandan, Duri, Dumai, Bengkalis, Palju dan sungai Gerong. Batubara dihasilkan di Tanjung Enim. Tanjung Pinang menghasilkan bauksit dan timah dihasilkan di Muntok.